Saturday, March 20, 2010

AIR..

Membahas air jadi inget film kartun favorit saya yang sering membuat saya terlambat berangkat kerja. Yah, film avatar, bukan avatar versi layar lebar lho.
Awal dari film avatar itu selalu di iringi suara narasi air...api...tanah...udara...
dahulu kala ada bla bla bla dan bla....
itu film favorit saya, trus apa hubungannya tulisan ini sama air dan api nya naif..hlo kok jadi naif..group band yang saya sangat suka..halaah...kembali ke pokok pembahasan..
Air...disamping sangat penting untuk kelangsungan hidup semua makhluk hidup di alam ini, air banyak sekali memberikan manfaat kepada kita, salah satu manfaat yang jarang sekali orang mau menggalinya adalah manfaat akan pesan-pesan kebijaksanaan dalam kehidupan.
Air memberikan pelajaran kepada kita kalau kita sedikit mau membuka mata, membuka hari dan membuka pikiran akan pelajaran yang terkandung di dalamnya.

FLEKSIBILITAS
Dimanapun tempatnya, berada dalam tempat apapun bentuknya, air dapat menyesuaikan diri dengan bentuk apapun. Air dapat menyesuaikan diri dengan sempurna. Apa artinya?
Dengan kemampuan menyesuaikan diri ini, bukankah dalam pergaulan kita akan lebih mudah di terima?
orang yang supel merupakan orang yang fleksibel bukan?
Air bisa menyesuaikan dengan bentuk apapun tanpa kehilangan sifat asli dari air tersebut, air yang berada dalam gelas bentuknya mengikuti cekungan gelas tanpa harus menjadi cekungan gelas tersebut. Dalam bersosialisasi dengan orang lain, sifat seperti ini akan sangat menguntungkan karena orang yang bisa bersifat seperti ini biasanya akan mendapat relasi yang banyak. Begitu juga di dalam bisnis, kususnya di dalam bidang penjualan, sifat Fleksibilitas yang di ajarkan air ini akan sangat membantu.

RENDAH HATI
Anda pernah melihat gunung?saya yakin anda pernah melihatnya walaupun hanya di dalam televisi, film, atau sekedar gambar. Sama seperti saya, saya juga lebih sering melihat gunung di dalam layar televisi,koran atau pun film, tapi lebih sering saya melihatnya ada dalam mata yang sering berpindah-pindah tangan.
Berbeda dengan air, Gunung itu menjulang tinggi memamerkan kekuatan. Kalau air justru ada di tempat yang paling rendah di dunia ini dan menunjukkan kerendah hatian.
Dengan kerendah hatian ini, kita akan mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang dari banyak orang daripada  di musuhi.

Waktu pelajaran IPA kelas 5 Sekolah Dasar, saya ingat sekali sifat sifat dasar bisa meresap melalui pori-pori yang kecil (fleksibilitas), menyesuaikan dengan bentuk benda (fkeksibilitas), mengalir dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang rendah (kerendah hatian).

Memang faktanya seperti itu, air selalu mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah, dengan catatan tanpa bantuan tenaga kinetik yang lain ya..seperti mesin sedot air ...
Setelah menguap dan terbang mencapai langit pun air tetap akan kembali pulang menuju tempat yang paling rendah. Pulang dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh..pun itu pasti di lakukan.
Beda sekali dengan manusia, kalau sudah ada di posisi puncak tidak pernah mau turun, seakan itu kenikmatan yang tidak akan musnah, kenikmatan abadi. Ketika berada di atas puncak terus menerus air sering di gunakan sebagai lambang kesedihan oleh para pujangga. Air sedih karena dia tidak berada pada tempat yang semestinya, tempat yang mengajarkan sebuah kerendah hatian...

IKLAS DALAM MEMBERI
Apa jadinya kalau air ngambek tidak mau mengalir, tidak mau memberikan dirinya untuk kehidupan, tidak mau naik turun dari laut menuju langit kemudian jatuh ke bukit dan pulang lagi menuju laut dan seterusnya..apa jadinya kalau air tidak ikhlas dalam memberi. Makhluk hidup pun pasti akan  beramai-ramai mengadukan hal ini kepada Tuhan. Bagaimana dengan manusia yang tidak iklas dalam setiap pemberiannya? suara-suara sumbang kemungkinan akan segera menggerumuti kehidupannya. untuk kemudian membuat nya gerah, gelisah dan akhirnya marah dikarenakan perbuatannya sendiri.
Air menyampaikan kepada kita, bahwasanya tidak perlu kita menunjukkan diri kalau kita sudah memberikan sesuatu kepada orang lain. bahwasanya kita tidak perlu menyebut-nyebutkan pemberian kita kepada orang lain. karena hal ini akan mengundang reaksi yang tidak baik dan pemberian kita akan dipersepsikan sebagai pemberian yang mempunyai tendensi tertentu.
anda mau di curigai?
makanya kita harus bener-bener ikhlas kalau mau memberi sesuatu kepada orang lain. Ikhlas tidaknya itu bisa kok di ketahui. biasanya kalau seseorang sedang ada konflik dengan orang lain, banyak sekali penyebutan berbagai pemberian atau jasa.."Si ini udah gua kasih ini lah itu lah tapi masih juga kagak bisa ngehargain gua.."nah lo...

SHOW MUST GO ON...
Seperti lagunya Mel Gibson aja...hlo kok mel gibson ...emang pernah sih mel gibson nyanyiin lagu ini di kamar mandi..
Ya,so must go on..
Air tidak pernah berhenti untuk waktu yang lama pada suatu tempat. kenapa,karena air ingin segera pulang menuju lautan...itu perkiraan jawaban saya aja...
Apapun itu tujuannya, kita bisa melihat sebuah arah yang jelas dari aliran air, menuju tempat yang paling rendah, dan itulah samudera..
 Dalam perjalanan panjang menuju pulang ini, banyak sekali rintangan, halangan, hambatan dan ancaman yang di hadapi air.Tebing yang Curam, batu-batuan yang terjal, tapi apa yang terjadi..SHOW MUST GO ON...
Jika saja semua manusia bisa menerapkan prinsip ini, saya yakin pasti semua manusia pasti bisa sukses. Nah kalau kita pengen sukses, ikutilah pesan tanpa tulisan yang di bawa air ini, karena sayapun sedang mencoba menerapkan pesan dari sang air ini. Mari Sukses bersama....

Demikian sedikit  perenungan bersama secangkir kopi yang mulai dingin ini. semoga bermanfaat!
Semoga sukses!

No comments:

Post a Comment